Negeri Gempa
Isak tangis dan kesedihan kita atas musibah Tsunami Aceh belum lagi reda, ketika kita dihadapkan dengan musibah gempa di pulau kecil nun jauh di Sumatera sana, Nias. Kembali kita menangis, terharu, dan mungkin beberapa orang, termasuk saya, bergumam dalam hati : "Belum cukupkah Engkau timpakan azab bagi kami, Ya Allah ? "
Kemudian gunung-gunung pun mulai menunjukkan aktivitas mendebarkan hati penduduk kota : Padang, Manado, dan Anak Krakatau di Selat Sunda. Satu bencana belum selesai, bencana lain datang silih berganti.
Gempa. Kekuatan maha hebat inilah yang menghancurkan Sodom dan Gomorah akibat perbuatan mereka yang menentang Tuhan, dan kemanusiaan secara umum. Gempa juga yang menelan Qarun, sang millioner di jaman Nabi Musa as, beserta seluruh harta benda miliknya ke dalam bumi. Dan gempa pula, yang diikuti tsunami, yang menelan lebih dari 100 ribu nyawa saudara-saudara kita di Aceh , Desember lalu.
Apakah tingkah laku kami sudah benar2 melewati batas, Tuhanku ? Atau Engkau menyamakan kami dengan penduduk Sodom dan Gomorah ? Atau sebagian dari kami yang Engkau beri kelebihan rezeki, berlagak seperti Qarun-Qarun baru di jaman modern ? Dan orang-orang yang diberi amanat sebagai pemimpin, bertingkah seperti Fir’aun ?
Negeri Gempa,
Dan ketika bumi diguncangkan,
dan gunung gemunung dilantakkan,
Adakah engkau mengambil pelajaran ?
Denpasar, April 2005
Mas Jabier